Postingan

Profit First

Gambar
Beli Disini PENJUALAN - LABA PENGELUARAN = la menunjukkan bahwa dengan mengambil keuntungan terlebih dahulu dan hanya mengalokasikan sisanya untuk biaya operasional, para pengusaha dapat mengubah bisnis mereka dari monster pelahap uang menjadi mesin penghasil uang. Dilengkapi dengan contoh kasus nyata, langkah-langkah praktis, dan tips yang teruji, "Profit First" membantu Anda mencapai keuangan yang sehat dan memaksimalkan profitabilitas. Tidak peduli seberapa besar atau kecil bisnis Anda, ini adalah kunci untuk memperoleh kebebasan finansial dan meraih keuntungan yang konsisten. "Berhentilah menjadi budak bisnis Anda sendiri dan mulailah menghasilkan uang secara serius. Ikuti nasihat kontra-intuitif Mike dan prioritaskan keuntungan terlebih dahulu." -Verne Harnish, Penulis Scaling Up dan The Rockefeller Habits Profil Penulis : MICHAEL Clockwork, Fix This Buku terbarunya yang pada awal tahun 2024 MICHALOWICZ, YANG akrab disapa Mike Michalowicz adalah seorang penulis...

Hari Ini Luka Besok Bahagia

Gambar
Beli Disini Hari Ini Luka Besok Bahagia Mencari atau menemukan kebahagiaan tak harus dengan cara yang sulit atau jauh. Di dalam hidup yang kita jalani saat ini, kita bisa menemukan kebahagiaan kita sendiri. Dengan kata lain, kita bisa bahagia dengan cara yang bisa diusahakan sendiri saat ini. Walau hidupmu terasa belum sempurna, kamu masih bisa bahagia. Meski rasanya masih ada banyak hal yang belum bisa dilakukan dengan baik, kamu bisa rasakan bahagia di dalam hatimu. Agar kamu mendapatkan motivasi untuk hidup bahagia, kamu dapat membaca berbagai pengalaman yang ditulis oleh penulis buku ini. Sinopsis Pada dasarnya, setiap manusia memiliki kesedihan tersendiri di dalam hidupnya. Entah itu karena masalah berat, hubungan dengan manusia, atau luka di masa lalu. Sering kali beban mental yang dihadapi seseorang sulit diurai untuk menemukan penyelesaiannya. Maka saat merasa lelah, sedih, payah, patah, dan kecewa, selamatkan hati kita terlebih dahulu dengan melakukan sesuatu yang ...

Berdamai Dengan Pikiran Negatif

Gambar
Beli Sekarang Sebagian besar orang tidak tahu bahwa banyak potensi dirinya yang bisa diolah lagi sehingga dapat lebih menonjol dan menguntungkan. Kekuatan itu hidden dan akan selamanya menjadi misteri jika Anda tidak menggunakannya dan menggali lebih jauh. Namun, mengapa banyak orang tidak menyadari ini? Apa benar dengan mengenal potensi diri maka banyak hal-hal baru yang terbuka untuk Anda? Apa benar dengan mengenal potensi diri maka Anda akan menjadi versi terbaik dari hidup Anda? Buku ini tidak menjual kata-kata, namun menggugah dan menggerakkan hati Anda untuk mulai mengenali diri Anda sendiri. Power yang ada di dalam dirimu akan muncul jika Anda menyadarinya. Pertanyaannya adalah: KAPAN? Baca buku ini dan temukan "kapan"-mu, kemudian Anda akan menjadi pribadi yang berbeda. Dewi Indra Puspitasari, penulis lepas yang karyanya sudah dimuat di beberapa media, online dan cetak. Di antaranya adalah joglo semar, liberty, tikusmerah. com, berdikarionline.com. Virtual traveler ad...

Aku Belum Mengenal Diriku Sendiri

Gambar
Beli Disini Setelah melalui pertemuan dengan banyak orang, melakukan penelitian atau konsultasi saya dapat melihat bayangan dibalik cerita mereka. Serpihan-serpihan diri, yang amat berbeda dari diri yang mereka kenali sehingga mereka berpura-pura tidak melihatnya meski menyadarinya, terkubur di alam bawah sadar sampai kesadaran mereka memanggilnya-semua adalah sosok yang sama. Buku ini bermaksud meyakinkan Anda. Saya ingin menyampaikan bahwa mungkin Anda salah tentang harga diri yang. rendah, kecemasan dan depresi, dan saat menjelek-jelekkan diri sendiri karena merenungkan makna hidup dan nilai din Anda Kalau bisa, saya ingin sekali menyampaikan lagi dan lagi bahwa diri Anda tidaklah seperti yang Anda kenal. Buku ini mengkaji masalah batin dari dua perspektif, yaitu ilmu neurosains (brain science) dan psikologi klinis (clinical psychology) Kedua bidang studi ini begitu tumpang tindih sehingga agak membingungkan untuk secara sengaja membedakannya, tetapi saya ingin menyampaikan untuk An...

Ternyata Aku Bisa Bertahan

Gambar
Ternyata aku bisa bertahan Dari segala hal yang aku rencanakan, kisah patah tumbuh yang aku lewatkan, membuatku sadar, bahwa ternyata kepasrahan diri kepada Tuhan adalah yang saat ini aku bisa lakukan. Tuhan, terimakasih telah membuatku sekuat ini. Telah mempertemukanku pada apa yang aku sebut sebagai "KELAPANGAN HATI". Meskipun harus menemui luka berkali-kali, aku tak menyangka aku bisa bertahan sejauh ini. Dan, terimakasih untuk diri, atas pertahanan yang sangat berarti. Ku pikir perkenalan ini adalah perkenalan instan dan wajar untuk diutarakan di dunia maya. Ya, media sosial. Akhirnya membawa kita hingga sejauh ini. Kita bercanda, tertawa, kecewa semua itu terukir indah dalam sebuah permainan dunia maya yang amat konyol. Aku yang awalnya tak mengenal kamu, aku yang tak tahu bagaimana kamu, telah merasa begitu nyaman. Bahkan rela untuk tidur larut malam hanya untuk menunggu balasan pesan darimu. Begitu amat bodoh, bukan? Hanya karena seseorang yang ada dalam media sosial m...

Tak Apa Memulai Lagi

Gambar
Beli Disini Tak Apa Memulai Lagi Capek? Wajar. Mengeluh? Boleh. Menyerah? Jangan. Percayalah, setiap orang punya jatahnya untuk gagal. Namun, kita juga punya jatah untuk mencoba kembali. Jadi, jalani semuanya seperti saat kamu bermimpi di awal. Terima kasih sudah terus percaya dengan dirimu sendiri! Tidak ada lagi ruang untuk bersedih pada saat orang lain tidak memperlakukanku dengan baik. Aku juga menyadari bahwa aku tidak akan pernah bisa mengubah bagaimana pendapat orang lain tentangku. Yang aku bisa lakukan adalah belajar untuk menerima bahwa ada hal yang memang tidak bisa aku ubah, kecuali tentang bagaimana aku merespon setiap kejadian yang hadir di hadapanku. Selamat datang di "Tidak Apa Memulai Lagi". Ada tiga bagian dari buku ini, the Why, the What and the How. Memulai itu tidak mudah, kita harus menemukan alasan kenapa kita harus memulainya. Fondasi dari setiap tujuan adalah why yang jelas. Setelah menemukan why-nya, selanjutnya ialah menemukan hal-hal apa saja yang ...

Babak Belur Dihajar Realita

Gambar
Beli Disini Aku pernah terkapar berkali-kali, jatuh, kecewa, sedih, dan lain sebagainya. Aku seakan berada di atas hamparan pasir, haus, dan kekeringan tapi sedikit pun aku tidak menemukan mata air waktu itu. Kanan kiriku dipenuhi dengan pikulan, depan belakangku diisi dengan kepungan. Aku seakan dihantam bertubi-tubi oleh sesuatu, ditikam waktu, hingga aku membiru. Aku mencoba menggoreskan pena, berniat menumpahkan semua isi kepala. Aku pikir sedihku berakhir, justru sedihku kian berdesir. Aku, manusia dengan warna abu-abu, egois, dan menggebu-gebu. Bermuatan teriakan isi kepala, diam di antara keramaian, sepi di antara kegaduhan. Aku, berulang-ulang harus merasakan sakit saat terdiam, harus menikmati pelangi di ruang kegelapan. Kita "gapapa-in lagi, ya?" Aku? Ribuan kali aku terus dipaksa untuk menerima! Berusaha tidak menciptakan dendam saat marah, tidak mengeluh saat aku dicambuk oleh waktu. Apa hasilnya? Babak belur ditikam realita, dihantam keluh kesah, diik...